Keputusan Mahkamah Konstitusi: Dilarang Melarang Buku

Siaran Pers Institut Sejarah Sosial Indonesia

Hari ini, Rabu, 13 Oktober 2010, Mahkamah Konstitusi memutuskan untuk mengabulkan permohonan uji materi atas UU No. 4/PNPS/1963 tentang Pengamanan terhadap Barang-barang Cetakan yang Isinya dapat Mengganggu Ketertiban Umum, terhadap UUD 1945. Permohonan itu diajukan Institut Sejarah Sosial Indonesia (ISSI) serta sejumlah pemohon lain.

Selama hampir setengah abad, rezim-rezim yang memerintah negeri ini menggunakan UU tersebut sebagai dasar hukum untuk memberangus kebebasan berekpresi warga. Dalam kurun waktu tersebut lebih dari dua ribu judul buku yang diproduksi dengan tujuan menyampaikan informasi, hasil-hasil studi, pendapat, cita-cita, dan refleksi, dilarang dan dibakar oleh penguasa. Oleh karena itu, sungguh tepat keputusan Mahkamah Konstitusi hari ini untuk mengembalikan rel kehidupan bangsa di atas konstitusi.

Pelarangan buku karya John Roosa tahun 2009 dan beberapa buku lainnnya, menjadi momentum masyarakat sipil, khususnya Institut Sejarah Sosial Indonesia sebagai penerbit buku ini, untuk melawan kesewenangan Kejaksaan Agung

Keputusan ini disambut baik oleh semua pihak yang memperjuangkan kebenaran, keadilan dan hak-hak asasi manusia: para akademisi di universitas, praktisi pendidikan di berbagai jenjang, para penulis dan pekerja kreatif lainnya, penerbit buku, kelompok seniman, dan banyak lainnya. Hari ini adalah tonggak sejarah baru dalam perjuangan membela kebebasan berekspresi. Mengutip intelektual muda Dr. Yudi Latif yang tampil sebagai ahli dalam persidangan ini, “[Hari ini kita menarik] garis batas antara masa lalu dan masa depan, antara otoritarianisme dan demokrasi, antara masyarakat beradab dan masyarakat biadab.”

(Desain: Agus Danarto, Foto: Kurnia Setiawan)

Bagaimanapun kita perlu mengingat bahwa keberhasilan ini baru merupakan langkah pertama dalam perjuangan untuk menegakkan kebebasan berekspresi. Masih ada banyak UU dan aturan hukum lain yang menghalangi kebebasan, dan kemenangan hari ini harus mampu menjadi daya dorong untuk mengakhiri otoritarianisme dan kesewenangan dalam hukum.

Jakarta, 13 Oktober 2010
ttd.

Agung Ayu Ratih
Ketua Pengurus Institut Sejarah Sosial Indonesia

Hilmar Farid
Ketua Dewan Pembina Institut Sejarah Sosial Indonesia

Kuasa Hukum
Taufik Basari, S.H., S.Hum., LL.M
Nursyahbani Katjasungkana., SH
Nurkholis Hidayat, S.H
Febi Yonesta, S.H
Kiagus Ahmad, BSS.H
Wahyu Wagiman, S.H
Indriaswati Dyah S., S.H., LL.M
Tommy Albert Tobing, S.H.
Muhamad Isnur, S.H.I.
Answer C. Styannes, S.H
Hendrayana, S.H
Sholeh Ali, S.H
Sri Suparyati, S.H., LL.M
Rinto Tri Hasworo, S.H
Ali Nursahid, S.H.I
Al Ghiffari Aqsa, S.H.
Wahyudi Djafar, S.H
Yati Andriyani, S.H
Romi Leo Rinaldo, S.H.
Fransiska, S.H.
Fajri Partama, S.H
Nur Annissa Rizki S, S.H.
Chrisbiantoro, S.H.
Virza Roy Hizzal, S.H. M.H.
Restaria F. Hutabarat, S.H., M.A.
Ikhana Indah B., S.H.

5 responses to “Keputusan Mahkamah Konstitusi: Dilarang Melarang Buku

  1. MEMBACA DUNIA DENGAN AL QUR’AN : Dan buatkanlah untuk mereka suatu perumpamaan ( contoh ) yaitu penduduk suatu negeri ketika utusan – utusan ( Rasul – Rasul ) Kami datang kepada mereka .QS.YASIN 13;
    Sesungguhnya Kami telah mengutus beberapa Rasul kepada ummat – ummat sebelum kamu, namun mereka mendustakan Rasul – Rasul Kami maka Kami siksa dengan kemiskinan dan kemelaratan agar mereka percaya dan berserah diri QS. AL AN AM 42. Menurut Sunnah Kami yang tetap berlaku (dalam riwayat dunia) bahwa : Setiap Kami mengutus seorang Nabi dalam suatu negeri, lalu penduduk negeri itu mendustakan maka Kami siksa penduduk negeri itu dengan kemiskinan dan bermacam bencana agar mereka tunduk dan berserah diri. QS. AL ARAAF 94. Dan sesungguhnya telah datang kepada mereka seorang Rasul diantara mereka , tetapi mereka dustakan. Lalu ( Kami ) timpakan kepada mereka siksaan. Mereka itu orang – orang yang bersalah.QS. AN NAHL 113. Lalu Rasul itu mereka dustakan lalu mereka Kami binasakan. Sesungguhnya dalam hal itu menjadi keterangan, (pelajaran) tetapi kebanyakan mereka tidak percaya. QS. ASY SYURA 139. Dan kalau kiranya mereka mendustakan kamu, sesungguhnya kaum Nuh, Ad dan Tsamud sebelum mereka telah mendustakan (nabi2) pula .QS. AL HAJJ 42. Dan juga kaum Ibrahim dan kaum Luth .QS. AL HAJJ 43. Dan penduduk Mad-jan dan Musa didustakan pula. Tetapi Aku memberi tangguh kepada orang – orang yang tidak beriman itu. Kemudian mereka Aku siksa dan alangkah (kerasnya) perlawananKu ! QS.44
    Katakan : Bagaimana pendapatmu jika ( wahyu ) itu datang dari sisi Allah, lalu kamu menolaknya ? siapakah yang lebih sesat jalannya dari orang yang berada dalam perselisihan yang hebat .QS. HA MIM AS SAJADAH 53. Dan orang – orang yang tiada beriman itu akan mendapat kerusakan dan Tuhan menjadikan pekerjaan mereka terbuang percuma. Itu disebabkan mereka menolak (wahyu) yang diturunkan Allah dan Allah menjadikan pekerjaan mereka tiada berguna. QS. MUHAMMAD 8 & 9. Dan sesungguhnya telah Kami utus sebelum kamu, beberapa Rasul dan Kami berikan istri – istri dan anak – anak Dan tiadalah sepatutnya seorang Rasul mengemukakan keterangan melainkan dengan izin Allah. Untuk tiap- tiap masa (zaman) ada wahyu yang diturunkan Rasul. QS. AR RAD 38. Allah menghapuskan mana yang dikehendakiNya dan menetapkan (mana yang disukaiNya) dan pada sisiNya ada Pokok – pokok kitab. QS. AR RAD 39. Dan sesungguhnya telah Kami utus ( beberapa Rasul ) kepada orang –orang dahulu sebelum kamu. Dan setiap Rasul datang kepada mereka biasanya mereka ejek. QS. AL HIJDR 10 & 11.Begitulah setiap Rasul datang kepada orang – orang dahulu, mereka berkata : Seorang pandai sihir atau orang yang gila .Begitulah mereka mewasiatkan satu sama lain. Bahkan mereka adalah orang – orang yang durhaka (kepada Allah). QS. Adz zariyat 52 & 53.
    bermacam bencana yang berdampak kepada kemiskinan dan kemelaratan yang dialami bangsa ini, bangsa yang berpenduduk muslim terbesar didunia saat ini, adakah Rasulullah setelah nabi Muhammad ?

  2. AL QUR’AN TERKEMBANG INDONESIA CEMERLANG
    Sesungguhnya Al Qur’an itu peringatan bagi seluruh ummat ( di dunia ). QS. AL QALAM 58.
    MEMBACA DUNIA DENGAN AL QUR’AN :
    SAATNYA KEADILAN TUHAN DIBENTANGKAN SELUAS – LUASNYA : Bumi itu terang menderang dengan cahaya ( keadilan ) Tuhannya. Kitab ( Al Qur’an ) Diletakkan dimuka. Utusan dan saksi – saksi didatangkan, perkara diantara mereka diputuskan dengan adil dan mereka tidak ada yang dirugikan. QS. AZ ZUMAR 69.

    Kembalikan perselisihan kepada hukum Allah : Hai orang – orang yang beriman ! Turutlah Allah dan turutlah Rasul dan yang mempunyai kekuasaan diantara kamu. Dan kalau kamu berlainan pendapat tentang sesuatu, kembalikanlah kepada Allah dan Rasul, jika kamu beriman kepada Allah dan hari kemudian. Itulah yang lebih baik dan lebih bagus kesudahannya. QS. ANNISA 59.
    Tidak ada kitab suci lain bagi ummat islam selain Al Qur’an. Inilah saatnya Al Qur’an menjawab semua peristiwa yang terjadi dunia, khususnya di Indonesia yang berpenduduk muslim terbesar didunia saat ini. Menentang kebenaran Al Qur’an kebinasaan (azab) yang akan diturunkan Allah. Bermacam bencana yang berdampak kepada kemiskinan dan kemelaratan yang sedang dialami bangsa ini, apa belum cukup bukti dari apa yang tertulis dalam Al Qur’an ?. Sesungguhyna kami telah menurunkan ayat – ayat yang memberi penerangan sebagai contoh bagi orang – orang yang beriman.QS. AN NUR 34.
    Dan buatkanlah untuk mereka suatu perumpamaan ( contoh ) yaitu penduduk suatu negeri ketika utusan – utusan ( Rasul – Rasul ) Kami datang kepada mereka .QS.YASIN 13;
    Sesungguhnya Kami telah mengutus beberapa Rasul kepada ummat – ummat sebelum kamu, namun mereka mendustakan Rasul – Rasul Kami maka Kami siksa dengan kemiskinan dan kemelaratan agar mereka percaya dan berserah diri QS. AL AN AM 42. Menurut Sunnah Kami yang tetap berlaku (dalam riwayat dunia) bahwa : Setiap Kami mengutus seorang Nabi dalam suatu negeri, lalu penduduk negeri itu mendustakan maka Kami siksa penduduk negeri itu dengan kemiskinan dan bermacam bencana agar mereka tunduk dan berserah diri. QS. AL ARAAF 94. Dan sesungguhnya telah datang kepada mereka seorang Rasul diantara mereka , tetapi mereka dustakan. Lalu ( Kami ) timpakan kepada mereka siksaan. Mereka itu orang – orang yang bersalah.QS. AN NAHL 113. Lalu Rasul itu mereka dustakan lalu mereka Kami binasakan. Sesungguhnya dalam hal itu menjadi keterangan, (pelajaran) tetapi kebanyakan mereka tidak percaya. QS. ASY SYURA 139. Dan kalau kiranya mereka mendustakan kamu, sesungguhnya kaum Nuh, Ad dan Tsamud sebelum mereka telah mendustakan (nabi2) pula .QS. AL HAJJ 42. Dan juga kaum Ibrahim dan kaum Luth .QS. AL HAJJ 43. Dan penduduk Mad-jan dan Musa didustakan pula. Tetapi Aku memberi tangguh kepada orang – orang yang tidak beriman itu. Kemudian mereka Aku siksa dan alangkah (kerasnya) perlawananKu ! QS.44
    Katakan : Bagaimana pendapatmu jika ( wahyu ) itu datang dari sisi Allah, lalu kamu menolaknya ? siapakah yang lebih sesat jalannya dari orang yang berada dalam perselisihan yang hebat .QS. HA MIM AS SAJADAH 53. Dan orang – orang yang tiada beriman itu akan mendapat kerusakan dan Tuhan menjadikan pekerjaan mereka terbuang percuma. Itu disebabkan mereka menolak (wahyu) yang diturunkan Allah dan Allah menjadikan pekerjaan mereka tiada berguna. QS. MUHAMMAD 8 & 9. Dan sesungguhnya telah Kami utus sebelum kamu, beberapa Rasul dan Kami berikan istri – istri dan anak – anak Dan tiadalah sepatutnya seorang Rasul mengemukakan keterangan melainkan dengan izin Allah. Untuk tiap- tiap masa (zaman) ada wahyu yang diturunkan Rasul. QS. AR RAD 38. Allah menghapuskan mana yang dikehendakiNya dan menetapkan (mana yang disukaiNya) dan pada sisiNya ada Pokok – pokok kitab. QS. AR RAD 39. Dan sesungguhnya telah Kami utus ( beberapa Rasul ) kepada orang –orang dahulu sebelum kamu. Dan setiap Rasul datang kepada mereka biasanya mereka ejek. QS. AL HIJDR 10 & 11.Begitulah setiap Rasul datang kepada orang – orang dahulu, mereka berkata : Seorang pandai sihir atau orang yang gila .Begitulah mereka mewasiatkan satu sama lain. Bahkan mereka adalah orang – orang yang durhaka (kepada Allah). QS. Adz zariyat 52 & 53.
    Pokok kitab yaitu undang – undang Allah yang tetap berlaku dalam Alam ini dan juga pokok – pokok pengajaran yang diwahyukan kepada orang – orang yang di pilihNya, Aturan – aturan agama itu diturunkan oleh Allah sesuai dengan kepentingan ummat menurut zamannya.

    Hanya orang – orang kafir dan orang – orang musryk yang menolak kebenaran Al Qur’an (wahyu) yang berdampak kepada kehancuran suatu kaum ( bangsa).
    Bermacam bencana yang berdampak kepada kemiskinan dan kemelaratan yang sedang dialami bangsa ini, apa belum cukup bukti dari apa yang tertulis dalam Al Qur’an ?. Ayat – ayat Al Qur’an yang dituliskan nabi Muhammad untuk pelajaran bagi ummatnya, mengapa ummatnya tidak mau mengambil pelajaran dari apa yang dituliskan oleh Rasulnya.
    Al Qur’an merupakan pedoman hidup bagi ummat Muslim dan menjadi petunjuk bagi orang – orang yang beriman. Allah menyuruh memperhatikan sunnahNya yang tetap berlaku dalam riwayat dunia. Sejarah cukup menjadi saksi bagaimana besarnya pengaruh Al Qur’an bagi kebangkitan umat yang mengambilnya sebagai pedoman hidup. Bangsa Arab pada zaman Jahiliyah yang terpecah belah dan berperang – perangan satu sama lain dan jauh terbelakang dalam ilmu dan kebudayaan berubah seketika menjadi bangsa yang bersatu dan besar membangunkan kebudayaan yang menakjubkan dalam sejarah dunia. Dan juga cerita – cerita yang ada dalam Al Qur’an itu adalah untuk pendidikan batin, terutama dalam memperteguh hati menghadapi berbagai rintangan dan cobaan serta menetapkan keyakinan bahwa kemenangan itu dipihak yang benar. Karena Al Qur’an itu satu pimpinan yang membawa perubahan bagi suatu bangsa baik dalam lapangan kepercayaan ( peribadatan ) dan soal – soal masyarakat ( Sosial, Politik, Budaya Ekonomi dls ).
    Al Qur’an merupakan pedoman hidup bagi ummat Muslim dan menjadi petunjuk bagi orang – orang yang beriman. Tidak akan terjadi kebangkitan bagi bangsa Indonesia yang berpenduduk muslim terbesar didunia saat ini kecuali kembali kepada ayat – ayat Al Qur’an yang haq ( benar) dengan MEMBACA DUNIA DENGAN AL QUR’AN.

    Sabda Rasulullah diantaranya : Sesungguhnya agama itu mudah, jika suatu kaum ( bangsa ) memberatkan agamanya, maka agama itu akan menyiksanya. HR DAWUD. Jauhilah dirimu dari berlebihan dalam beragama ( ibadah ) karena umat dahulu binasa (terpuruk ) akibat berlebihan dalam beragama. HR AKHMAD.
    Bukan cerita baru dalam Al Qur’an, setiap Allah mengutus seorang nabi / Rasul tidak ada yang tidak ditolak, contoh lain : Sesungguhnya Yusuf telah datang kepada kamu tempo dulu, membawa keterangan – keterangan ( ayat- ayat yang jelas ) , tetapi kamu sentiasa ragu – ragu untuk menerimnya. Ketika Yusuf wafat kamu mengatakan bahwa : Allah tidak akan mengutus seorang Rasul pun setelah Yusuf Begitulah Allah membiarkan sesat orang – orang melanggar batas dan selalu ragu – ragu.QS. AL MU’MIN 34.
    Sekarang giliran ummat nabi Muhammad menolak adanya Rasul setelah Nabi Muhammad, mengapa ini terjadi ? berulang kali Kami jelaskan dalam AL QUR’AN, agar selalu ingat, tetapi ulang peringatan itu hanyalah membuat mereka tambah lari saja dari kebenaran. QS. AL ISRA 41. Dan sesungguhnya telah Kami buat berulang – ulang ( cerita ) diantara mereka agar mereka memperhatikan, tetapi kebanayakan manusia malas memahaminya. QS. AL FUR’QON 50.
    Apakah hukum kebodohan ( jahiliyah) yang mereka turuti ? hukum siapakah yang lebih baik dari hukum Allah. .QS. AL MAIDAH 50. Apakah kita tetap berhukum kepada hukum jahiliyah ? Apakah kita tetap berhukum pada hukum orang – orang musryk mekkah ?
    Seorang Imam besar Malik bin Annas berkata : Islam mengajarkan kemerdekaan berfikir dan melarang ikut dengan membuta tuli saja. Begitu pula dalam hal pendapat – pendapat keagamaan. Terlalu terikat dengan tradisi dan hidup secara lama, sehingga melupakan kepada pertimbangan akal dan fikiran yang akhirnya menghambat kepada kemajuan masyarakat berbangsa dan bernegara.
    Tinggalkan tradisi dan hidup secara lama ( yang tidak sesuai dengan ajaran agama ) yang telah menghambat kepada kemajuan bangsa dan negara yang berpenduduk muslim terbesar didunia saat ini. Tunjukkan bangsa Indonesia adalah bangsa yang bertaqwa dengan aqidah dan iman yang baik dan benar berdasarkan wahyu – wahyu ( Petunjuk – petunjuk ) yang diturunkan Allah untuk bangsa ini dengan tujuan agar bangsa ini menjadi bangsa yang Rahmatan lil alamin dan membawa amanah Allah dan para Rasul – RasulNya.
    Saudara – saudara ku, seagama, sebangsa dan setanah air, mari kita intropeksi diri, hentikan saling salah menyalahkan, fitnah memfitnah, tuduh menuduh sesat, kafir, Musryk terhadap pihak – pihak lain ( golongan lain, kelompok lain, bangsa lain maupun agama lain ), untuk bangkit dari keterpurukan bagi bangsa Indonesia yang berpenduduk muslim terbesar didunia saat ini bukan hanya tanggung jawab pemerintah ( Presiden ) yang mempunyai rakyat, tapi juga tanggung jawab para tokoh agama yang mempunyai ummat.
    Saat ini islam memerlukan seorang pemimpin / imam yang membawa ummat nabi Muhammad kembali bersatu dalam iman dan islam. Apapun gelarnya, apapun namanya, Rasul / Nabi / mujadid maupun Muslih yang terpenting dia adalah utusan Allah yang membawa kembali ummat islam pada pokok ajaran islam yang sebenarnya dengan tuntunan Al Qur’an dengan tidak merubah rukun Iman dan rukun Islam.
    Harapan saya, kembalikan ummat muslim Indonesia pada ajaran nabi Muhammad yang beliau tuliskan berulang kali dalam Al Qur’an.……………..engkau mengira mereka bersatu sedang hati mereka terpecah belah , semua itu disebabkan karena mereka kaum ( bangsa ) yang tidak mengerti. QS. AL HASYIR 14.
    mari kita satukan kembali hati dan ucapan kepada Asyhadu allailla ha illallah wa asyhadu anna Muhammad darasulullah ( tidak ada Tuhan selain Allah, tidak satu ummat pun boleh menyekutukan Allah dengan apapun, siapapun dan dengan cara apapun, Muhammad tetap utusan Allah).
    Akhir kata, tidak ada paksaan dalam beragama, karena kebenaran Al Qur’an telah diperlihatkan Allah di alam ini, Al Qur’an mengungkap fakta dengan tujuan menyelamatkan negeri ini dari bermacam bencana, kemiskinan dan kemelaratan, dan juga dengan terungkapnya Al Qur’an, Al Qur’an akan mengangkat drajat bangsa ini di mata dunia dan itu pasti, ( sebagaimana nabi Muhammad mengangkat drajat bangsanya dengan Al Qur’an) karena Al Qur’an satu pimpinan yang memberikan keadilan kepada seluruh ummat, tidak memandang golongan, pangkat, drajat, suku, bangsa maupun agama ( yang juga tertuang dalam PANCASILA dan U.U.D 45).
    CATATAN : Tafsiran – tafsiran yang saya kemukakan berdasarkan penafsiran dari Al Qur’an yang di keluarkan DEPARTEMEN AGAMA ( Th 1956 s/d 2009). Saya mengajak ummat Muslim membaca Al Qur’an dengan ayat – ayat Muhkamat ayat – ayat yang jelas dan terang agar dapat difahami oleh semua orang.
    Bangkit bangsaku, bangkit negeriku.

  3. Ketua Mahkamah Konstitusi yang saya hormati, jika tulisan saya dilarang melarang, dimana keadilan itu, sedang tulisan saya jelas menyelamatkan indonesia dari keterpurukan dan membawa bangsa Indonesia yang berpenduduk muslim terbesar di dunia saat ini kembali pada Al Qur’an dan pancasila serta U.U.D 45. membawa ummat muslim berhenti saling salah menyalahkan, fitnah memfitnah. Ketua Konstitusi, apa kita biarkan bencana terus melanda bangsa kita, negeri kita ?
    Dan tiadalah suatu bencana yang terjadi dibumi maupun pada diri kamu sendiri melainkan itu ada dalam kitab ( Al Qur’an )sebelum Kami laksanakan terjadinya. Sesungguhnya hal itu bagi Allah sangatlah mudah.QS. AL HADID 22.Dan tak ada suatu negeri, melainkan akan Kami binasakan sebelum hari kiamat ( berbangkit ) atau akan kamii siksa dengan siksaan yang amat keras, keadaannya itu didalam kitab telah dituliskan.QS. ALISYA 58.
    Tidak akan terjadi kebangkitan bagi bangsa Indonesia yang berpenduduk muslim terbesar didunia kecuali kembali pada ayat2 al qur’an yang haq.
    Sekali lagi, tolong kaji kembali tulisan saya demi kebangkitan Indonesia.

  4. gadhan thalib

    RATU ADIL DATANG MEMBAWA KEBANGKITAN BAGI INDONESIA.
    Terulang kembali Sejarah dunia ( sejarah bangsa – bangsa ) dalahm hukum Allah
    SAATNYA KEADILAN ALLAH DIBENTANGKAN SELUAS – LUASNYA BAGI SELURUH UMMAT TIDAK MEMANDANG GOLONGAN, PANGKAT, DRAJAT, SUKU BANGSA MAUPUN AGAMA : Sesungguhnya Al Qur’an itu peringatan bagi seluruh ummat ( di dunia ). QS. AL QALAM 58. Bumi itu terang menderang dengan cahaya ( keadilan ) Tuhannya. Kitab ( Al Qur’an ) Diletakkan dimuka. Utusan dan saksi – saksi didatangkan, perkara diantara mereka diputuskan dengan adil dan mereka tidak ada yang dirugikan. QS. AZ ZUMAR 69.
    “Jika penduduk negeri itu beriman dan bertakwa, niscaya Kami bukakan pintu – pintu rahmat dari atas langit dan dari bawah bumi, namun mereka menolak kebenaran ( yang datang) maka Kami siksa mereka karena kesalahannya.QS AL ARAAF 96.
    Ratu Adil pasti datang membawa kebangkitan bagi seluruh ummat manusia, Ratu Adil adalah Wali Allah, Ratu Adil sudah ada sejak lebih dua puluh tahun silam menyampaikan wahyu – wahyu yang diturunkan Allah dengan tuntunan Al Qur’an ( ayat2 Al Qur’an yang haq / benar ) tetapi penyampaiannya hanya dianggp angin lalu akan tetapi Ratu Adil ( Wali Allah ) tidak akan pernah surut untuk menyampaikan risalah – risalah ( wahyu) Allah ) demi dunia, khususnya Indonesia terlepas dari kehancuran. Lelah memang beban yang dipikul oleh Ratu adil sebagai Wali Allah, tetapi Allah terus memberi jawaban dengan alam yang semakin hancur.
    Para utusan Allah / Wali Allah ( nabi / Rasul ) pun berjuang dengan proses, waktu yang sangat panjang, tidak langsung dapat diterima oleh masyarakatnya, hujatan, cacian yang diterima para Wali Allah ( utusan Allah / nabi / Rasul ), tapi Allah terus memberi keyakinan kepada para WaliNya dengan segala macam cara. Kenapa Allah tidak mensegerakan apa yang Dia kehendaki ?, Allah Maha Adil dan Bijaksana kepada seluruh ciptaanNya juga adil terhadap Iblis yang selalu membantah kehendakNya. Oleh sebab itu kebangkitan ummat manusia beragama harus dengan perjuangan sebagaimana Iblis menghancurkan alam dengan kesabarannya. Kita harus sadar bahwa tidak ada yang dapat menandingi kekuatan dan kekuasaan Allah karena Dia pemilik alam semesta ini. Wali Allah tentu akan memenangkan pertarungan ini, karena Ratu Adil ( Wali Allah ) adalah pesuruh Allah untuk mengembalikan alam ini kembali kepadaNya seperti semula ( aman, damai dan sejahtera ) tentu dengan tuntunan ayat – ayat Al Qur’an yang benar.
    Dunia / Indonesia khususnya telah memperlihatkan kekacauan dalam segala hal, baik, Ekonomi, Politik, Sosial, Budaya, peribadatan serta suaca alam yang tidak tentu waktunya.
    Bencana dan musibah datang tiada henti, manusia menjadi lupa diri. Dimana – mana mereka bertengkar dan adu kekuatan dan kekuasaan. Para Elite politik pun tak punya lagi rasa malu. Hati mereka sudah dirasuki oleh roh kejahatan, sehingga lupa akan penderitaan rakyat. Hanya kepentingan sedirilah yang dipentingkan. Moral para pemimpin masyarakat meluntur pudar. Sementara rakyat bertambah sengsara, mereka lapar, susah dan bingung menghadapi keadaan sekelilingnya. Pemimpin yang tadinya diharapkan dapat menjadi pelindung, justru pemimpin berlindung kepada rakyat dan melupakan tugas sebagai wakil rakyat.
    Gerhana bulan dan angin, gempa bumi, angin dan hujan sudah salah waktunya. Banyak kekacauan dan kerusuhan, tak jelas mana kawan dan mana lawan.
    Bila Ratu Adil tiba saatnya, akan terjadi pergantian zaman. Dengan datangnya Ratu Adil manusia sedang berada diambang zaman baru. Dan inilah hukum yang berlaku dizaman Ratu Adil. Makin penderitaan menghebat semakin cepatlah datangnya Ratu Adil. Ratu Adil, yang akan meringankan penderitaan rakyat dan menegakkan moralitas dibawah naungannya.
    Menurut Dr. J. Holander, kekacauan akan diredakan oleh Ratu Adil yang berasal dari Wali Allah, bila Ratu Adil itu muncul maka negeri ini akan menjadi sejahtera lagi, tak ada lagi perselisihan, yang ada hanyalah ketetapan agama yang dibicarakan. Tak ada lagi saling salah menyalahkan, fitnah memfitnah yang ada hanya saling mengasihi.
    Pada saat itulah munculnya Ratu Adil yang membawa kedamaian dan kesejahteraan rakyat. Semua kembali kepada hukum – hukum Tuhan, Ratu Adil membawa keadilan Allah untuk seluruh umat manusia. Kedatangan Ratu Adil (wali Allah) adanya perubahan bisa dikatakan REVOLUSI.
    Pada saat itulah munculnya Ratu Adil, yang membawa kedamaian dan kesejahteraan rakyat. Semua kembali kepada hukum – hukum Tuhan, Ratu Adil membawa keadilan Allah untuk seluruh umat manusia. Kedatangan Ratu Adil (wali Allah) adanya perubahan bisa dikatakan REVOLUSI.
    Kedatangan Ratu Adil ( Wali Allah ) sangat ditunggu – tunggu masyarakat jawa khususnya, mereka yakin bahwa Ratu Adil pasti datang atas kehendak Allah untuk menyelamatkan kaum yang tertindas.
    Melihat dan merasakan perubahan dalam segala sektor dan perubahan cuaca semakin kuat keyakinan orang – orang jawa akan kehadiran Ratu Adil sang pembebas sangat kuat.
    Kiamat ( kebangkitan ) bukan rahasia Allah karena nabi Muhammad telah berulang kali menjelaskan dan memberi contoh dalam al Qur’an, “Dan tiadalah suatu bencana yang terjadi dibumi, maupun pada diri kamu sendiri, melainkan itu ada dalam Kitab (Al qur’an) sebelum Kami laksanakan terjadinya. Sesungguhnya hal itu bagi Allah sangatlah mudah “.Q.S AL HADID 22..
    Mereka bertanya : Bilakah hari kiamat ( kebangkitan ) itu ?. Pada hari kiamat pemandangan kacau balau.QS AL QIAMAH 6 & 7. Pada hari kiamat ( kebangkitan ) mereka ( manusia ) bergolong – golongan. QS. AR RUM 14. Pemandangan kacau balau itulah yang telah terjadi, kacau balau baik dalam bidang Politik, Sosial, Eklonomi, Budaya peribadatan dls, serta ummat manusia, khususnya ummat Muslim terpecah belah menjadi beberapa golongan / kelompok / Ormas, menandakan bahwa inilah hari kiamat / akhir zaman ( hari kebangkitan ) bagi ummat islam khususnya.“Dia telah menetapkan agama kepadamu yang telah diperintahkanNya kepada Nuh dan apa yang Kami wahyukan kepadamu dan yang Kami perintahkan kepada Ibrahim, Musa dan Isa serupa pula, bahwa : Tegakkanlah agama! Dan janganlah kamu berpecah belah didalamnya. Berat bagi orang – orang musryk (orang- orang yang menyekutukan Allah itu ) mendengar seruanmu Allah memilih siapa yang Dia kehendaki kembali kepadaNya “.Q.S. ASY SYURA 13 . “Kembalilah kepadaNya, bertakwalah kepadaNya dan tetaplah mengerjakan sembahyang dan janganlah kamu termasuk orang – orang musryk ( orang yangmenyekutukan Allah ) “. “Yaitu orang – orang yang memecah belah agamanya menjadi beberapa golongan.. Tiap – tiap golongan bangga dengan apa yang ada pada golongannya “.Q.S AR RUM 31 & 32.. Mereka mencerai beraikan urusan mereka sesamanya., tetapi semuanya akan kembali kepada Kami.QS. AL ANBIA 93.
    Ratu Adil adalah Wali Allah, Ratu Adil untuk bangsa Indonesia, sedang Wali Allah untuk seluruh ummat muslim di dunia. Sebagaimana Pancasila dan Al Qur’an, Pancasila dan Al Qur’an dua sisi yang tidak dapat dipisahkan dalam kehidupan bangsa Indonesia yang berpenduduk muslim terbesar didunia saat ini. Pancasila dan Al Qur’an adalah nafas kehidupan bangsa Indonesia. Pancasila pedoman hidup bagi bangsa Indonesia, sedang Al Qur’an pedoman hidup bagi seluruh ummat muslim didunia.
    Banyak yang mengaku Ratu Adil membuat masyarakat Indonesia bingung mana yang sebenarnya Ratu Adil yang ditunggu – tunggu masyarakat, khususnya masyarakat jawa. Hanya ada satu Ratu Adil yaitu pilihan Allah sebagai wali Allah untuk membawa bangsa Indonesia khususnya kembali pada SunnahNya yang tetap berlaku dalam riwayat ( sejarah ) dunia tentu dengan tuntunan ayat – ayat Al Qur’an yang haq ( benar ), Kebangkitan Indonesia hanya menunggu masyakarat ( bangsa ) Indonesia menerima apa yang dibawa oleh Ratu Adil ( Wali Allah), karena hanya Ratu Adil ( wali Allah ) yang dapat melepaskan dunia, khususnya Indonesia dari kehancuran dengan tuntunan ayat – ayat Al Qur’an yang haq ( benar ).
    Ratu Adil ( wali Allah ) mengajak seluruh bangsa Indonesia, khususnya ummat islam di Indonesia mari kita bersama – sama kembali pada hukumNya yang tetap berlaku dalam riwayat ( sejarah ) dunia, agar negeri yang kita cintai ini terlepas dari kehancuran.
    Mari kita bersama – sama menghetikan luapan lapindo, Tsunami, bermacam bencana dan musibah yang telah mendatangkan kemiskinan dan kemelaratan bagi kita dan saudara – suudara kita, baik seagama maupun kita berlain agama, karen agama dihadapan Allah sama yang membedakan hanyalah iman dan takwa seseorang terhadap agamanya ( Allahnya).
    Kedatangan Ratu Adil bukan mitos, nyata karena Ratu Adil hanyalah manusia biasa yang diutus Allah membawa / menyampaikan wahyuNya dengan tujuan membawa kembali alam ini kepadaNya seperti semula, aman, damai dan sejahtera.
    Ratu Adil ( Wali Allah ) mengajak kembali bangsa Indonesia menghayati dan menanamkan jiwa Pancasila dalam lubuk hati yang paling dalam, karena hukum Allah ada didalam PANCASILA.
    Ya Allah satukan hati kami untuk kembali pada SunnahMu agar kami dapat membangun negeri ini atas lindunganMu dan atas kasih sayangMu. Jadikan negeri ku memimpin dunia dengan wahyu – wahyuMu sebagimana utusanMu membawa bangsa – bangsanya / negeri – negerinya memimpin dunia.

    Dan orang – orang yang tiada beriman itu akan mendapat kerusakan dan Tuhan menjadikan pekerjaan mereka terbuang percuma. Itu disebabkan mereka menolak ( wahyu ) yang diturunkan Allah dan Allah menjadikan pekerjaan mereka tiada berguna. QS. MUHAMMAD 8 & 9.
    Dan apa bila dikatakan kepada mereka : Turutlah apa yang diturunkan Allah!, Mereka menjawab : Tidak ! kami hanya menuruti apa yang Kami dapati dari bapak – bapak Kami, biarpun bapak – bapak mereka tidak mengerti dan tidak pula menururti pimpinan yang benar “Q.S. AL BAQARAH 170.
    Gempa, bermacam bencana dan musibah yang berdampak pada kemiskinan dan kemelaratan adalah suatu bukti yang nyata yang kita lihat dan kita rasakan apa belum cukup bukti dari apa yang tertulis dalam Al Qur’an ?.
    Menolak wahyu berarti kehancuran bagi suatu bangsa yang menolaknya, apakah kita tetap menolak wahyu yang diturunkan Allah kepada bangsa kita ? jangan biarkan negeri ini terus terpuruk karena terus menuruti ajaran yang salah ( menolak wahyu).
    Tidak ada agama baru, islam agama terakhir dan tidak ada kitab suci lain bagi ummat islam selain Al Qur’an.
    Saudara – saudara ku, seagama, sebangsa dan setanah air, mari kita intropeksi diri, hentikan saling salah menyalahkan, fitnah memfitnah, tuduh menuduh sesat, kafir, Musryk terhadap pihak – pihak lain ( golongan lain, kelompok lain, bangsa lain maupun agama lain ), untuk bangkit dari keterpurukan bagi bangsa Indonesia yang berpenduduk muslim terbesar didunia saat ini bukan hanya tanggung jawab pemerintah ( Presiden ) yang mempunyai rakyat, tapi juga tanggung jawab kita semua sebagai ummat beragama, berbangsa dan bernegara.

  5. gadhan thalib

    Saya yakin anda tahu arti REVOLUSI, tapi kalau tidak tahu saya jelaskan bahwa REVOLUSI adalah perubahan dalam tatanan kehidupan manusia, beragama berbangsa dan bernegara. Tentu anda melihat dan mersakan bagaimana negeri ini, dan ini tidak bisa hanya disalahkan sepihak saja, ( menyalahkan pemerintah ) tapi kehancuran bangsa ini semua terlibat, dari itu saya mengajak seluruh bangsa indonesia untuk intropeksi diri, menghentikan saling salah menyalahkan, fitnah memfitnah tuduh menuduh kafir, musryik, kepada pihak – pihak lain ( golongan lain, kelompok lain, agama lain maupun bangsa lain ) Indonesia hancur karena tidak mau menerima kenyataan bahwa negeri ini sudah semakin terpuruk dan yang selalu disalahkan pemerintah dan ini tidak adil.
    Jika tulisan saya ini kurang berkenan mohon maaf, tujuan saya hanya satu berhenti rakyat menyalahkan PEMERINTAH.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s