Memelihara Ketakutan Lama

 

Spanduk ini dipasang di sebuah pos militer. Ketika Komunisme di blok Timur sudah runtuh, dan RRC menjadi negara yang sangat terbuka terhadap kapitalisme. Tampaknya TNI masih senang membangun fobia terhadap komunisme, sebagaimana di jaman Soeharto dulu. Nampaknya TNI terinspirasi dengan idiom Kapitalisme baru atau Neo-Kapitalisme. Mungkin akan lebih tepat bila TNI memasang spanduk berbunyi “Waspadai Kemiskinan”.

4 responses to “Memelihara Ketakutan Lama

  1. Spanduk “bahaya Komunisme Baru” diambil Awal Oktober ini di daerah Desa Limo – Cinere / Depok

  2. Wah, memang negara ini hanya bisa menebar ketakutan rakyat..sehingga tetap dapat menguatkan legitimasinya.

    Salam kenal,

  3. sejak reformasi komunis bermunculan dan agama dibuat kedok untuk mencapai tujuan….yang demo/anarki itulah komunis

  4. kenapa sih kok fobia banget ma komunisme?
    betul kawan….yang perlu ditakuti ya kemiskinan…..
    Komunisme itu hanya cara/ideologi, dia setara dengan kapitalisme.
    Untuk mematika komunisme ya gampang….negara harus hadir dan menyelesaikan masalah kemiskinan di negeri ini akibat dari proses pemiskinan…dan itu bukan takdir.
    LAWAN !

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s