Ambigu Larangan Merokok (1)

Pemda DKI telah mengeluarkan peraturan yang melarang warganya merokok di ruang publik. Ini adalah sebuah langkah maju dalam melindungi hak asasi warga yang bukan-perokok. Namun, sebagaimana yang diduga, ternyata menjalankan dan menerapkan peraturan tersebut dengan konsekuen menjadi masalah yang berat. Hal ini menjadi semakin berat ketika ada imbalan pemasukan dari iklan rokok, sebagaimana terlihat pada berbagai stasiun di Ibukota dan sekitarnya. 

 

Foto diatas diambil di stasiun Gambir, yang notabene adalah stasiun utama sebagai pintu gerbang ibukota negeri ini. Tampak betapa anehnya, tanda “Dilarang Merokok” tampil berdampingan dengan iklan rokok. Kebijakan instansi-instansi pemerintah memberi ruang untuk beriklan secara bebas diruang publik menjadi sangat aneh. Terutama karena iklan yang ditampilkan adalah iklan rokok, yaitu produk yang secara ilmiah nyata-nyata merugikan kesehatan publik. Tampaknya instansi-instansi pemerintah perlu duduk bersama untuk merapikan barisan, agar kebijakan kesehatan masyarakat tidak dirugikan oleh kepentingan sesaat.

 

 

2 responses to “Ambigu Larangan Merokok (1)

  1. setujuuuu pak adiet!, emang gw paling empet (lima, enam tujuh dan delapan) attitude perokok, lebih lagi ttg kebijakan pemda thd peraturan yang mereka keluarkan…, mbok ya ditangkap (eh nanti kantor polisi dan penjara penuh, yang ngasih makan anggaran siapa?) atau didenda (eh nanti pungli, atau ada tawaran damai?)…

    ah susah ya mikirnya,…mending yo ngelukis we!
    tapi kritis ttp perlu ya …dalam rangka pembelajaran thd kepekaan masalah sosial….( he he maklum dulu dididik sama kumpeni)

  2. hahaha..
    negara serba salah, ya pak yassir!

    hihi

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s